Artikel

Energy Dunia Makin Hemat Efek Support Teknologi 4.0 Insureka!

Argia Insurance
min Read
June 7, 2022
Energy
Energy

ENERGY dunia semakin hemat. Isu penghematan energi terus mendapatkan respon positif, salah satunya Insureka!. Menerapkan teknologi 4.0, Insureka! ikut menekan penggunaan energy fosil melalui kebijakan E-Polis. Membuat #BeneranBeda, sistem simply smarter pun digulirkan. Proses registrasi pendaftaran dan pengajuan klaimnya menjadi lebih cepat. Insureka! juga menghapus kebijakan survei, yang artinya memotong pergerakan moda transportasi dan waktu.

Energy dunia diharapkan semakin hijau. Dengan registrasi online, tidak ada lagi survei fisik yang diterapkan Insureka! kepada calon konsumennya. Sebab, calon konsumen sudah diminta mengisi informasi profil unit mobilnya secara online. Dikirim melalui website Insureka!, calon konsumen wajib mengisi data merk mobi, model, tipe unitnya, tahun aktivasi, hingga kode area plat nomornya. Berikutnya, memasukan nomor handphone dan melakukan validasi sesuai dengan kode tersebut.

Menyematkan kemudahan dan memanfaatkan kemajuan teknologi, kontak fisik pertemuan untuk melakukan survei memang bisa dihindari. Penghematan energy dikuatkan. Aktivitas visiting berkendara yang pada akhirnya memakai bahan bakar fosil bisa ditiadakan karena E-Polis Insureka!. Menekan pergerakan moda transportasi, tentunya ada penghematan penggunaan energy yang kompetitif dan besar. Apalagi, jumlah konsumen Insureka! sangatlah besar dan tersebar hingga pelosok negeri.

Video Panduan Pengajuan Polis Asuransi:

Perlu diketahui, transportasi masih tercatat sebagai pengguna bahan bakar minyak (BBM) terbesar di Indonesia. Energy habis di jalan raya. Mengacu informasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun 2017, sektor transportasi menyedot BBM terbesar hingga 82,9%. Kebutuhan BBM untuk sektor transportasi terbesar berada pada transportasi darat. Besaran konsumsi energy sektor transportasi darat setiap tahunnya bahkan meningkat hingga 5% per tahunnya.

Peningkatan kebutuhan BBM untuk konsumsi transportasi darat tidak lepas dari laju pertumbuhan unit kendaraan setiap tahunnya. Sebab, laju pertumbuhan kendaraan bermotor pada periode 2017 mencapai 11,5%. Imbasnya, pemerintah harus melakukan impor BBM dengan peningkatan volume hingga 46,5%. Impor BBM tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan energy domestik tersebut. Dengan menekan laju aktivitas berkendara, diharapkan juga bisa menekan kran impor BBM.

Lebih lanjut, E-Polis milik Insureka! juga ikut andil dalam menekan tingkat kemacetan terutama yang terjadi pada kota-kota besar di Indonesia. Artinya, aktivitas berkendara menjadi semakin efektif dan efisien. Penggunaan dan kebocoran energy ditekan maksimal. Perlu diketahui, Jakarta menempati posisi ke-46 dunia sebagai kota dengan indeks kemacetan 34% versi TomTom Traffic Index Ranking pada 2021. Bila merilis Lembaga Survei INRIX pada 2021, Jakarta memiliki tingkat kemacetan 63 jam per tahun.

Selama ini, Jakarta memang sudah terkenal dengan tingkat kemacetannya. Maklum saja, Jakarta dihuni oleh 11,1 juta orang (2020) dengan luas wilayah sekitar 664 ribu kilometer persegi. Kemacetan menyedot energy yang sangat besar. Lalu, bagaimana gambaran kemacetan di kota lainnya? Untuk Bandung memiliki tingkat kemacetannya sekitar 63 jam per tahun. Malang, Yogyakarta, dan Padang memiliki tingkat kemacetan masing-msing 45 jam per tahun. Kota Medan dibelit kemacetan 42 jam per tahun, sedangkan Pontianak sekitar 40 jam per tahun.

Ironisnya, kemacetan tersebut juga ikut menyedot penggunaan BBM yang besar. BBM dan energy pun terbuang sia-sia karena problem kemacetan sehingga semakin tidak produktif. Mengacu data Kementerian Perhubungan, subsidi BBM yang diberikan pemerintah menjadi sia-sia karena belitan problem kemacetan lalu lintas tersebut. Pada 2021, subsidi Rp40 Triliun dari Rp60 Triliun hanya digunakan untuk menghadapi kemacetan di berbagai wilayah di Indonesia.

Nah, dengan inovasi teknologi dan kebijakan setiap perusahaan, diharapkan laju penggunaan BBM sebagai bahan pembangkit energy bisa terus ditekan maksimal. Upaya ini tentunya akan tumbuh berkembang dan menjadi besar bila mata rantainya dikuatkan oleh perusahaan. Artinya, penggunaan energy dibuat lebih efisien dengan subtitusi implementasi teknologi modern seperti yang dijalankan Insureka!. Sudah menjadi rahasia umum, bila teknologi memiliki efektivits tinggi untuk menaikkan produktivitas. Terlebih dalam mendukung kampanye penghematan energy global.

Video Panduan Pengajuan Klaim Asuransi:

Untuk informasi lebih lengkap, masyarakat bisa mendatangi kantor Insureka! di alamat AXA TOWER 29th Floor, Suite #06B, Jl. Prof. DR. SatrioKav.18, Kuningan, Jakarta. Alternatif Kantor Cabang Insureka! lainnya ada di Mall Artha Gading Lt.3, 3F/A.5/002, Jl. Artha Gading Selatan No.1, RT.18/RW.8, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 021-22450100.(*)

< Back